Extracorporeal Syockwave Myocardial Revascuralisation ESMR
Extracorporeal Syockwave Myocardial Revascuralisation (ESMR)
Narasumber : Ditulis
oleh Diana,AMK.
Apa itu Extracorporeal Syockwave Myocardial Revascularisation (ESMR)?
ESMR saat ini merupakan salah satu metode
terapi non invasif pada pasien-pasien
jantung yang bertujuan untuk meningkatkan suplai darah kepada otot jantung.
ESMR dilakukan bila area Ischemic myocardial tidak dapat lagi diakses dengan
menggunakan metode revaskularisasi konvensional seperti operasi Bypass, ballon
angioplasty, dan stent.
Dipandu dengan Ultrasound Jantung dan pemantauan EKG, ESMR
befokus pada pemberian kejutan ringan di bagian jantung yang memerlukan
revaskularisasi. ESMR memacu vasodilatasi atau pelebaran pembuluh darah,
sekaligus menghilangkan nyeri secara cepat. Gelombang kejut yang diberikan
memacu proses penyembuhan dan merangsang proses pembentukkan pembuluh darah
yang hasilnya telah dibuktikan di dunia. Dengan serangkaian sesi terapi ESMR
dapat memberikan peningkatan yang signifikan dalam sirkulasi jantung, termasuk
mengurangi angina.
Proses ESMR pada umumnya membutuhkan waktu 20
sampai dengan 30 menit, pada terapi ini pasien harus mengikuti prosedur 9 kali
terapi selama 9 minggu. Selama pengerjaan kita akan merasakan seperti getaran
seputar area terapi disertai dengan beberapa tingkat suara bising dari alat
terapi.
Beberapa benefit yang bisa diperoleh dari
tindakan ESMR adalah tindakan ini bersifat non infasif atau tanpa menggunakan
pisau bedah dan tidak ada alat yang dimasukkan ke dalam tubuh, mudah
dilakukan,tanpa resiko nyeri, tidak memerlukan pembiusan, serta tidak ada
batasan terapi maupun rawat inap. Tindakan ini juga tidak memiliki efek samping
atau resiko akut maupun kronis dan bisa dilakukan untuk ibu hamil.
Saat ini metode ESMR sudah bisa didapatkan
melalui pelayanan poli rawat jalan RSMH di gedung BHC.
Adapun hasil yang diperoleh pada pasien-pasien
yang menjalani terapi ESMR di antaramya:
-Pasien dapat berjalan dengan jarak lebih jauh tanpa rasa sakit di dada.
-Angina
atau nyeri dada berkurang, bahkan menghilang.
-Jika
terjadi episode angina, nyerinya akan lebih berkurang.
-Obat-obatan
yang diperlukan pasien untuk mengatasi angina akan berkurang.
-Pasien
dapat melakukan pekerjaan dan aktif kembali.
-Setelah
terapi tampak lebih energetik dan percaya diri.
Referensi:
Komentar
Posting Komentar