Cara Komunikasi Efektif Kepada Anak
Cara
Komunikasi Efektif Kepada Anak
Narasumber : Esih Herlina,
S.Kep., Ns (Sub Instalasi Ibu dan Anak, Selincah I RSMH)
Berikut ini penulis kutip dari berbagai
sumber cara berkomunikasi yang efektif kepada anak (theasianparent.com; wartaekonomi.co.id)
berbagai strategi yang bisa dipergunakan untuk berkomunikasi dengan anak,
karena berkomunikasi dengan anak harus disesuaikan dengan tahapan perkembangan
anak itu sendiri (Bahri, 2018). Masa anak merupakan
masa emas dimana masa yang dijadikan tempat pijakan dan dasar dalam menjalankan
masa depannya (Inten, 2017).
Adapun cara komunikasi yang efetif tersebut
adalah : 1). Bicara dengan anak/
berdiskusi, Biarkan anak untuk berbicara terlebih dahulu, tanyakan bagaimana
sekolahnya dan lingkungan sekolahnya. Orang tua jangan beralih pada hal yang
lain selagi sedang berbicara/ berdiskusi dengan anak seperti ke handphone,
televisi, Koran, majalah, dan sebagainya. Ajaklah anak berdiskusi dengan hal
tersebut, pertahankan perhatian anda tetap kepada anak. 2) Bangun rasa percaya
(trust) , semakin besar rasa percaya anak kepada orang tua, maka anak akan
semakin terbuka denan orang tua. Rasa percaya ini mampu mengungkapkan perasaan
dan pikiran satu sama lain sehingga akan berdampak saling memahami satu sama
lain. 3) Berikan waktu anak untuk berespon/ dengarkan anak, berikan anak waktu
untuk memproses dan memahami kata anda. Dengarkan apa yang anak anda sampaikan.
4) Gunakan kata-kata sederhana, jelas, dan motivasi, berbicaralah dengan
menggunakan kata – kata sederhana dan jelas, tidak membuat anak bingung dengan
perkataan anda yang rumit dan sulit dicerna oleh anak. Sampaikan kata – kata
motivasi kepada anak anda sehingga anak anda akan selalu melakukan hal – hal
sesuai dengan keinginan dan karya mereka sendiri. 5) Berikan sikap suportif, Sebagai
orang tua, harus mampu menghargai perasaan dan pemikiran anak. Hindari sikap
penolakan dan penyerangan kepada anak, sebagai contoh berikan pujian kepada
anak apabila anak mampu melakukan pencapaian. 6) Terbuka dengan anak, terbuka
dengan anak bukanlah orang tua selalu menyampaikan semua hal kepada anak, namun
anda sebagai orang tua terbuka menerima perbedaan pikiran anak 7) Tunjukkan
kasih sayang melalui komunikasi non verbal, komunikasi non verbal adalah cara
berkomunikasi melalui gerakan, Bahasa tubuh, intonasi suara, isyarat mata, raut
muka, dan sebagainya
Lakukan hal – hal tersebut secara konsisten
agar bisa menjadi kebiasaan yang baik sehingga komunikasi orang tua ke anak
bisa berjalan dengan efektif.
Referensi
Bahri, H. (2018). Strategi Komunikasi Terhadap Anak
Usia Dini. Nuansa, 11(1), 48–57.
https://doi.org/10.29300/nuansa.v11i1.1356
Inten, D. N. (2017). Pengembangan Keterampilan Berkomunikasi
Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran. Mediator: Jurnal Komunikasi,
10(1), 109–120. https://doi.org/10.29313/mediator.v10i1.2712
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2021). https://kbbi.web.id
Rafidhah, H. (2017). Mengembangkan Komunikasi yang Efektif
Pada Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan, 3(1), 45–58.
theasianparent.com;
wartaekonomi.co.id
( Doc. Hukormas RSMH)
Komentar
Posting Komentar