Relaksasi Benson Terhadap Nyeri pada Pasien Kanker Payudara
Narasumber
: Esih
Herlina, S.Kep., Ns (Sub Instalasi Ibu dan Anak, Selincah I RSMH)
Skala nyeri pasien
kanker bervariasi sesuai dengan tingkat rangsang nyeri yang pasien rasakan.
Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, skala nyeri yang pasien rasakan
berkisar antara 0 – 10 dengan menggunakan skala intensitas nyeri numerik (NRS) (Fadilah et al., 2016). Untuk mengatasi nyeri tersebut, cara yang dapat
dilakukan yakni melalui relaksasi. Relaksasi bisa diartikan sebagai teknik yang
dapat dilakukan untuk mengatasi stress melalui peningkatan aliran darah yang
berdampak pada pengurangan rasa cemas dan khawatir (Abbasi et al., 2018). Relaksasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri
pada pasien kanker payudara adalah teknik relaksasi benson.
Teknik relaksasi
benson merupakan teknik relaksasi yang mengkombinasikan keyakinan dari diri
guna mempercepat tubuh menjadi nyaman sehingga sensasi nyeri berkurang. Menurut
(Ui, 2012)Purwanto (2006), tahapan relaksasi benson sebagai berikut
; a). ciptakan suasana tenang/ aman/ nyaman, jauhkan dari kebisingan, duduk
dengan tenang, tutup mata b). Tarik napas dalam melalui hidung (jaga mulut
tetap tertutup) selama 3 detik, c). hembuskan napas melalui bibir seperti
meniup dan lakukan secara perlahan tanpa menggembungkan pipi, d). ucapkan
kalimat spiritual sesuai keyakinan pasien sendiri seperti kalimat istigfar
untuk pasien muslin. Langkah ini dilakukan sebanyak 5-7 kali. Bila ingin
berhenti melakukan langkah ini, jangan langsung berhenti namun dilakukan secara
perlahan – lahan seperti pertahankan duduk terlebih dahulu dan keyakinan ingin
menghentikan langkah ini, tetap duduk lalu beristirahat. Barulah kembali
berdiri untuk kembali melakukan aktivitas.
Apabila pasien
melakukan relaksasi benson ini, manfaat yang dapat dirasakan oleh pasien adalah
terciptanya ketentramkan jiwa, stress, dan gelisah, tekanan dan ketegangan jiwa
menurun, tekanan darah menurun, tidur bisa lebih nyenyak, kesehatan mental bisa
lebih baik, keyakinan meningkat, dan mampu meningkatkan interaksi dengan orang
lain yang berdampak pada menurunnya nyeri akibat kanker payudara.
Referensi
Abbasi, I. H. R., Abbasi, F., Wang, L., Abd El Hack,
M. E., Swelum, A. A., Hao, R., Yao, J., & Cao, Y. (2018). Folate promotes
S-adenosyl methionine reactions and the microbial methylation cycle and boosts
ruminants production and reproduction. AMB Express, 8(1).
https://doi.org/10.1186/s13568-018-0592-5
Fadilah, P. N., Astuti, P., & Santy, W. H. (2016).
Pengaruh teknik relaksasi hand massage terhadap nyeri pada pasien kanker
payudara di yayasan kanker indonesia surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(No.
2), 221–226.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2021). https://kbbi.web.id
Ui, F. I. K. (2012). Purwanto npm 1006748803.
( Doc. Hukormas RSMH)
Komentar
Posting Komentar