Hand Massage Pengurangan Rasa Cemas Pada Pasien Pra Operasi

 

Hand Massage

Pengurangan Rasa Cemas Pada Pasien Pra Operasi

Narasumber : Esih Herlina, S.Kep., Ns (Sub Instalasi Ibu dan Anak, Selincah I RSMH)

 

Operasi merupakan tindakan pengobatan berupa perlukaan bagian tubuh dengan cara disayat dan ditutup dengan cara dijahit (Sjamsuhidajat, 2010). Operasi (pembedahan) sering kali memberikan efek kepada pasien baik sebelum maupun sesudah menjalankan proses operasi (pembedahan) seperti cemas, takut, gelisah dan marah (Kusmirayanti et al., 2021)

. Beberapa penelitian rmengungkapkan bahwa rasa cemas sering kali muncul ketika sebelum pasien melakukan tindakan pembedahan (operasi). Pernyataan ini didukung oleh penelitian dari Hong, Shufeng, & Yongjian (2014) yang menyatakan bahwa kecemasan pada pasien yang akan menghadapi operasi masih tinggi yakni 85,85% terutama pada tahap pre operasi. Rasa cemas tersebut karena adanya rasa khawatir apakah operasi akan berjalan lancar atau tidak, apakah luka operasi nanti akan cepat sembuh atau tidak, dan rasa cemas apakah setelah operasi nanti, pasien bisa bekerja kembali atau tidak.

 

Pengurangan rasa cemas tersebut dapat dilakukan oleh petugas kesehatan (perawat) dengan salah satu cara yakni hand massage (pemijatan tangan). Hand massage ini bermanfaat untuk membantu menimbulkan efek relaksasi pada tubuh. Secara teoritis, relaksasi mampu mengurangi hantaran neural ke hipotalamus yang menyebabkan system saraf simpatis, medulla adrenal, hormone ACTH menurun dan kerja sistem tubuh yang lain juga menurun. Hasil penelitian Sitompul & Mustikasari (2017) menyatakan bahwa  hand massage pada pasien pra operasi berpeluang menurunkan 0,280 kali menurunkan tingkat kecemasan.

 

Prosedur hand massage ini berupa pemijatan pada punggung tangan dan pergelangan tangan yang merupakan titik meridian jantung dimana endorphin akan terlepas ke dalam tubuh sehingga memperlancar peredaran darah dan menutrisi sel yang berdampak pada relaksasi tubuh (Fengge, 2012) atau bisa juga dilakukan dengan cara memberikan tekanan lembut dan gesekan di seluruh telapak tangan pasien dengan gerakan melingkar kecil yang menggunakan ujung jari atau ibu jari dalam waktu 5-10 menit (Fadilah et al., 2016). Sentuhan atau pijatan lembut ini menumbuhkan rasa senang dan nyaman pada pasien sehingga akan mengurangi rasa cemas pada pasien pra operasi. Teknik ini sederhana sehingga mudah untuk dilakukan oleh siapapun.

 

Referensi

Fadilah, P. N., Astuti, P., & Santy, W. H. (2016). Pengaruh teknik relaksasi hand massage terhadap nyeri pada pasien kanker payudara di yayasan kanker indonesia surabaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(No. 2), 221–226.

Fengge, A. (2012). Terapi akupresur, manfaat dan teknik pengobatan. Crop Circle COrp.

Kusmirayanti, N. W. L., Putra, P. W. K., & Wiajaya, I. P. A. (2021). Pengaruh pemberian hand massage terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operasi di ruang janger rsd mangusada. Skolastik Keperawatan, 7(1), 39–45.

Sitompul, E., & Mustikasari. (2017). Hand mtassage terhadap penurunan tingkat kecemasan klien pra-operasi pada pembedahan elektif. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 1(1), 20. https://doi.org/10.32419/jppni.v1i1.11

Sjamsuhidajat, R. de J. W. (2010). Textbook of surgery. EGC.

 

( Doc. Hukormas RSMH)

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CUTI BERSAMA DAN KONTINUITAS PENGOBATAN PASIEN KANKER DENGAN RADIASI

Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan dalam Kandungan melalui Artificial Intelligence

Cara Komunikasi Efektif Kepada Anak